Tiga Terdakwa Kasus Narkoba Divonis Penjara

Spread the love

SIDANG – Terdakwa saat menjalani sidang putusan di Kantor Pengadilan Negeri Kota Timika Kelas II. Foto : Ist/TimeX

TIMIKA, TimeX

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Timika Kelas II menjatuhkan putusan penjara terhadap ketiga terdakwa kasus Narkoba pada Rabu (13/7).

Baca juga : Parpol Wajib Berikan Pendidikan Politik bagi Masyarakat

Muh Khusnul Fauzi Zainal, Humas Pengadilan Negeri Timika saat dikonfirmasi Timika eXpress, Kamis (14/7) mengatakan vonis tersebut berdasarkan nomor 56/Pid.Sus/2022/PN Tim.

Dimana, ketiga terdakwa terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkoba jenis tembakau sintesis yang beratnya melebihi 5 gram.

“Terdakwa Alvin dipidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp. 1.000.000.000 dengan subsider enam bulan. Sedangkan terdakwa Viki dengan pidana penjara selama 6 tahun dengan denda Rp. 1.000.000.000 dengan 6 bulan. Sementara Irfan Sidhik Mukarrang alias Irfan dipidana penjara selama 9 tahun dengan denda sejumlah Rp.2.000.000.000 dengan subsider 6 bulan,” katanya.

Diketahui sebelumnya, pada Jumat (7/1) sekitar pukul 23.00 WIT di Jalan Pattimura, Gang Toba, ketiga terdakwa menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 gram yaitu dengan berat  64, 83 gram.

Awalnya, sekitar pukul 22.30 WIT, para terdakwa tersebut pergi ke rumah teman terdakwa Irfan untuk mengobrol.

Tak lama kemudian, anggota Satnarkoba Polres Mimika datang dan masuk dari belakang dapur rumah Irfan (berkas perkara terpisah), kemudian melakukan penggeledahan didalam kamar dan menemukan plastik klip bening Narkotika jenis Sinte di dalam lemari kamar berukuran sedang dan kecil dan alat produksi Sinte beserta buku rekening milik terdakwa Viki yang dijual kepada terdakwa Irfan  untuk melakukan transaksi Narkotika jenis tembakau sintetis tersebut.

Para terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Kantor Polres Mimika untuk di proses penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangannya, terdakwa Alvin dan Viki menjadi perantara jual beli Narkotika milik Irfan sejak Juli Tahun 2021 dengan sistim temple. (a43)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *