Legislator Desak Lelang Proyek Fisik Dipercepat

Spread the love

Yohanes Felix Helyanan. Foto: Dok./TimeX

TIMIKA,TimeX

Yohanes Felix Helyanan, Wakil Ketua II DPRD Mimika mendesak percepatan proses lelang pryek fisik yang telah dianggarkan dalam APBD Mimika Tahun Anggaran 2022.

Baca juga : Musim Hujan, Masyarakat Tetap Waspadai Malaria

Percepatan lelang akan mempercepat pula proses pembangunan.

Begitupun sebaliknya,  jika lelang lamban, maka pembangunan akan terlambat pula.

Selain proyek fisik, giat non fisik pun harus maksimal.

Desakan dari politisi PDI Perjuangan ini mengacu proyek fisik yang sudah dilelang di LPSE, jumlahnya belum banyak, bahkan ada yang masih tahap seleksi dengan akhir pendaftaran Bulan Juli 2022.

“Ia berharap proyek-proyek besar  yang waktu pengerjaannya sekitar 6 bulan itu harus segera dilelang, sebab dikhawatirkan akan terlambat pembangunannya, dan pastinya berdampak pada penyerapan anggaran tahun 2022,” ungkap Jhon Thie kerap ia disapa.

Menurut Jhon, apa yang disampaikan ini merupakan fungsi pengawasan.

“Kami tidak bisa paksa, karena pastinya panitia lelang di setiap OPD sudha punya estinasi waktu, mulai pendaftaran hingga proses lelang, bahkan sampai waktu pelaksanaan proyek sebelum akhiri tahun anggaran, tapi kami dewan imbau dipercepat sehingga proyek fisik yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” tegasnya kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Selasa (28/6).

Selain itu, bila ada paket pekerjaan tidak diakomodir dalam APBD induk, bisa diakomodir dalam APBD Perubahan nanti.

Ia tidak menampik, ada pekerjaan fisik sudah dijalankan lebih dahuku sebelum penandatangan kontrak.

“Itu bisa saja karena mengingat waktu, api memang kami sarankan semua proses baik administrasi hingga pelaksanaannya nanti berjalan sebagaimana mestinya sesuai kontrak. Kualitas pekerjaan mumpuni dan tidak jadi temuan di lapangan,” serunya.

Ditekankan pula kepada para kontraktor pelaksana pekerjaan, jangan karena waktu mepet dari setiap proses yang dilalui lantas lebih fokus pada kuantitas dari pada kualitas.

“Kami akan awasi semua proyek fisik maupun non fisik yang dilaksanakan, dan tidak boleh ada temuan,” pungkasnya. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *