BPBD Mimika Usulkan Tujuh Titik Penanggulangan Bencana ke BPBN

Spread the love

TIMIKA,TimeX

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika mengusulkan tujuh titik rencana penanganan bencana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.

Pengusulan tujuh lokasi ini masing-masing rekonstruksi oprit Jembatan Waker SP 5, Rekonstruksi talud Perumahan Pemda SP 2, rekonnstruksi bronjong (talud) sungai Jalan Delima SP I titik 11, rekonstruksi bronjong kali atau sungai SP 3, kali atau sungai SP 2 titik 2, rekonstruksi bronjong (kali/sungai hasanuddin) dan rekonstruksi bronjong sungai Mimika Baru di Iwaka.

YosiasLossu,Kepala BPDB kepada Timika eXpress saat ditemui usai presentasi bersama BPBD Provinsi Papua dan PUPR Mimika di Hotel Serayu,Senin(20/6) mengungkapkan,pengusulan ini pertama kali dilakukan semenjak BPBD hadir di Mimika sekitar tujuh sampai delapan tahun ini.

Yosias juga menyebut,tujuh lokasi yang berada di kota, sebagai dampak dari bencana alam yang terjadi pada 21 Juli 2021 lalu di PT PAL.

“Kejadian itu berdampak pada tujuh titik dalam kota yang belum dikerjakan sampai sekarang,” katanya.

Yang sudah dikerjakan adalah jalan di PT PAL yang merupakan jalan nasional yang dikerjakan oleh Balai Satuan Kerja Wilayah V. Ini yang belum dianggarkan dalam APBD dan APBN sehingga diusulkan ke BNPB untuk dibantu rehab konsul yang sementara ini dibuat.

Yosias menuturkan, pihaknya bersama BPBD Papua dan PUPR Mimika sebagai tim teknis turut mendorong untuk dapat diakomodir.

Karena sebelumnya sudah diajukan namun tidak diakomodir oleh APBD.

“Kendalanya dana di APBD tidak ada. Kita sudah dorong ke APBD tapi tidak diakomodir sehingga kita ajukan ke dana Rekonsul pusat, dan saat ini sedang dalam proses,”tutur Yosias.

Ditambahkan, Pemda hanya siapkan biaya konsultan,pengawasan lainnya dari BNPB pusat.

“Jadi nanti kita usulan anggaran ke perubahan untuk konsultan lewat APBD. Contoh satu orang berapa juta dimasukkan dalam usulan dan Pemda siapkan dalam APBD.

Karena ini aset daerah.Sedangkan untuk asset propinsi tidak ditanggung APBD.

BPBD hanya bantu asset daerah bukan provinsi. Makanya ada KIB(kartu identitas barang) untuk mengakomodir asset Pemda kalau bukan asset Pemda kita bantu kalau provinsi tidak.

Ia menambahkan RAB dan gambar pendukung pada tujuh lokasi penanganan bencana tersbut sudah siap.

Dengan itikad baik dan dukungan semua pihak, ia berharap ini menjadi awal yang baik untuk berjalan terus. “Saya optimis ini akan diterima,”tutupnya. (a32)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *