Sadam Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya

Spread the love

Evakusi- Polisi saat mengevakuasi korban ke RSUD Mimika, guna menjalani visum, Rabu (15/6). Foto : Astrid/ TimeX

TIMIKA,TimeX

Seorang pemuda yang diketahui bernama Sadam La Unga (21) ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar, di kediamannya di Gang Singaraja, Jalan Ahmad Yani, Rabu (15/6).

Baca juga : Keluarga Faustinus Desak Polisi Tahan Pelaku

Belum diketahui motif yang menyebabkan korban nekad mengakhiri hidupnya.

Menurut Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar, berdasarkan keterangan dari saksi yang bernama Teopilus Rohit Tutuala yang juga teman baik dari korban, sekitar pukul 14.30 WIT, ayahnya mengetuk pintu kamar korban lantaran hendak mengambil beras. Namun, korban tidak membuka pintu.

Saksi kemudian naik ke atas sepeda motor yang kebetulan berada di dekat ventilasi jendela, lalu mengintip ke dalam kamar. Saksi kaget, melihat korban sudah dalam posisi tergantung pada tali ayunan yang menggantung dari atas plafond.

“Saya mengintip untuk melihat korban namun saya kaget, korban  sudah gantung diri. Saya langsung teriak ‘nenek Sadam gantung diri’, setelah itu masyarakat yang berada disekitar langsung berdatangan,” demikian keterangan saksi yang disampaikan Iptu Bertu Harydika Eka Anwar saat di konfirmasi Via Telfon, Rabu (15/6).

Sedangkan saksi lainnya bernama Ismail La Unga yang merupakan kakak korban, menjelaskan, begitu mengetahui korban gantung dari dari Rohit (saksi),  Ismail lalu bergegas mendobrak pintu. Ia kemudian masuk ke kamar dan melepas lilitan ikat pinggang di leher korban dan menurunkan adiknya kemudian diletakkan di kasur.

Terkait kejadian ini, Iptu Bertu mengatakan pihaknya belum mengetahui modus sehingga korban mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri.

“Belum diketahui mengapa korban nekad gantung diri,” kata Bertu.

Penyidik juga telah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengamankan sejumlah barang bukti seperti ikat pinggang, tali tambang, ponsel korban juga foto copy KTP dan SKCK.

Jenazah korban kini telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk tindakan visum.

Sementara itu, Lucky Mahakhena Humas RSUD mengatakan, telah dilakukan visum terhadap korban, sesuai permintaan dari Polres.

“jadi kami sudah melakukan visum dan korban juga sudah diambil kembali oleh keluarganya sekitar pukul 17.00WIT,” jelasnya saat dikonfirmasi via telepon.

Penyidik pun belum bisa membuka ponsel korban guna mengetahui komunikasi terakhir korban, lantaran ponsel korban menggunakan PIN. Kini korban telah disemayamkan di rumah duka.(a42)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *