OAP Dilatih Budidaya Ikan Air Tawar dan Payau

Spread the love

FOTO BERSAMA – Yulianus Sasarari Asisten 1 Setda Mimika saat foto bersama Antonius Welerubun kepala dinas perikanan serta panitia pelaksana kegiatan di Hotel Grand Mozza, Selasa(24/5). FOTO:YOSEF/TIMEX

TIMIKA, TimeX

Dinas Perikanan Kabupaten Mimika menggelar kegiatan pelatihan budi daya ikan air tawar dan payau khusus peternak ikan Orang Asli Papua (OAP) di tiga distrik meliputi  Distrik Mimika Baru, Timur Jauh dan Distrik Mimika Tengah.

Baca juga : Warga Djayanti Dideadline 10 Juni Kosongkan Lokasi

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Grand Mozza, Selasa (24/5).

Antonius Welerubun, Plt Kepala Dinas Perikanan menyampaikan seluruh kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Pelatihan diberikan kepada kelompok pebudidaya melalui perwakilannya sebanyak 20 orang, yang ada di tiga lokasi yakni Mimika Baru khusus komunitas ikan nila, Mimika Timur Jauh dan Tengah khusus komunitas kepiting bakau,” jelasnya.

Ia menambahkan tujuan dari pelatihan adalah untuk menumbuhkan motivasi kelompok pebudidaya ikan, untuk meningkatkan produksi ikan, dan pembesaran agar terpenuhi kebutuhan ikan konsumsi di wilayah Mimika, serta untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat selaku pembudaya, sekaloigus mengenalkan teknologi serta teknik baru dalam hal budidaya.

“Sumber dana berasal dari otsus tahun 2022,” katanya.

Sekedar diketahui tahun 2022 ini Dinas Perikanan mengelola dana Otsus senilai Rp30 miliar digunakan untuk program rutin dan program lainnya.

Sementara itu Yulianus Sasarari Assisten I Setda Mimika dalam sambutannya mengatakan pelatihan budidaya ikan yang dilaksanakan sejalan dengan visi misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJPD) yang salah satunya menekankan agar masyarakat Mimika khususnya OAP yang bisa bersaing dan bahkan berjaya di atas tanahnya sendiri.

“Maka pelatihan tersebut sangatlah penting untuk mendorong pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam hal ini pembudaya ikan,” katanya.

Namun ia juga menegaskan pengembangan dan pelatihan juga harus diikuti dengan pendampingan jangka panjang.

“Yang tidak kalah penting adalah pengenalan teknologi dan implementasinya bagi pembudaya ikan, karena ini merupakan kunci suksesnya kemandirian budidaya ikan,” tegasnya. (a33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *