Angka Perceraian di Timika Menurun

Spread the love

SEPI – Suasana di ruang tamu Kantor Pengadilan Agama terlihat sepi, Selasa (24/5). FOTO:IST/TIMEX

TIMIKA,TimeX

Sejak Januari-April 2022, sesuai data Kantor Pengadilan Agama Mimika menunjukan angka kasus perceraian di Kabupaten Mimika mengalami penurunan dibandingkan tahun 2021.

Baca juga : Ratusan Warga Dogiyai Mengungsi Akibat Rumah Dibakar

Ahmad Zubaidi, Humas Pengadilan Agama yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/5)  mengungkapkan, angka perceraian dalam empat bulan awal tahun 2021 sebanyak 87 dari 193 kasus, sedangkan tahun 2022 dari Januari hingga awal Mei tercatat 63 kasus. Dari data yang ada menunjukkan kasus perceraian menurun 24 kasus.

Tingginya kasus perceraian di tahun 2021 disebabkan beberapa faktor, mulai dari perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus, meninggalkan salah satu pihak tanpa ada alasan yang jelas.

Kendati demikian, ada beberapa perkara yang dapat diselesaikan dan kembali rujuk melalui jalur mediasi. Dari data yang ada terdapat 35 perkara yang dapat diselesaikan di tahun 2021, sedangkan empat kasus diselesaikan secara damai diawal tahun 2022.

Dalam tahap perdamaian wajib hukumnya hadir dalam persidangan untuk dimediasi, walaupun dimediasi namun tidak berhasil maka dipersidangan itu hakim akan memberikan nasehat untuk mendamaikan. Hal tersebut sangat diusahakan.

“Kalau di tahun 2021 yang berakhir damai itu ada 35 perkara, kalau tahun 2022 di Bulan Januari itu sudah ada empat perkara,” ungkapnya.

Yang mengajukan gugat cerai dalam perkara katanya, ada beberapa yang berstatus ASN, pegawai swasta dan wirausaha. Untuk gambaran umum itu tidak terbatas pada satu profesi. (a33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *