Komitmen Bantu Pembangunan di Mimika, Pemuda Saireri Papua Mendapat Apresiasi

Spread the love

DOKUMEN- Silas Wopari Ketua PSP damping pengurus saat menyerahkan Dokumen Kepengurusan PSP yang diterima Fransiskus Bokeyau,S.Pd,M.AP Kabid ketahanan pangan ekonomi sosial,budaya dan organisasi kemasyarakatnkesbangpol Kabupaten Mimika. Foto: Echie/TimeX

TIMIKA,TimeX
Silas Wopari, Ketua DPD PSP didampingi pengurus, mendaftrakan organisasi Pemuda Saireri Papua (PSP) Kabupaten Mimika secara resmi di Kesbangpol Jumat (20/5).

BACA JUGA : panen Hadiah Simpedes, BRI Unit Asmat Merauke Boyong Suzuki NEW Ertiga GL MT
Pengurus diterima Fransiskus Bokeyau,S.Pd,M.AP, Kepala Bidang ketahanan Pangan, Ekonomi Sosial, Budaya dan kemasyarakatan Kesbangpol Kabupaten Mimika.
Fransiskus Bokeyau atas nama Yan Selamat Purba, Kepala Kesbangpol saat menerima pengurus PSP menyampaikan apresiasi terhadap pernyataan sikap PSP untuk hadir membantu dalam pembangunan.
“Kami memberikan apresiasi karena pemuda Saireri bisa menyatakan sikap untuk hadir di Timika membantu pemerintah dalam pembangunan,” tutur Fransiskus Bokeyau.
Dengan hadirnya PSP sebagai salah satu organisasi kepemudaan, ia berpesan agar tidak mengikuti organisasi kepemudaan sebelumnya yang sudah terbentuk namun tidak melaksanakan fungsi dan kewenangannya.
“Ada lebih dari dua ratusan lebih organisasi kepemudaan yang terbentuk di Kabupaten Mimika tapi hanya terbentuk begitu saja tanpa ada tindakan melaksanakan fungsi dan kewenangannya melangkapi berkas. Dan kami harap PSP minimal bisa memenuhi apa yang menjadi kewajibannya,” harapnya.
Kata dia, diharapakan dengan adanya OKP yang terbentuk mampu menjadi pengimbang dalam pembangunan baik di bidang apa saja untuk membantu pemerintah.
“Kita lihat situasi saat ini banyak pemuda kita yang ada dijalanan dan mengapresiasikan hal -hal yang bartentangan dengan harapan dan keinginan pemrintah. Harap PSP tidak hadir pada konteks itu. Pandangan dan jalan terbaik bagaimana pemerintah bisa melakukan layanan sesuai dengan harapan. Dan memberikan kritik kepada pemerintah harus disertai solusi,” sambungnya.
Lanjutnya, Kesbangpol melakukan apa yang menjadi kewenagannya secara administrasi yakni mendaftarkan.
“Disini apa yang menjadi legalitas kami memberikan apresiasi karena PSP ada diatas tanah ini untuk membantu,” tambahnya.
Sementara itu Silas Wopari, Ketua DPD menyampaikan setelah melewati Musywarah Daerah I (Musda) dan dilantik pada Maret lalu berdasarkan mandat dari DPD Pusat menjadi kewajiban untuk mednaftarkan diri ke Pemerintah daerah.
“PSP baru terbentuk, baru dilantik Maret kemarin berdasarkan mandat yang diberikan dari pusat dan kami melewati tahapan Musda, dan telah melaksanakan rapat kerja dan sudah menjadi kewajiban kami untuk mendaftarkan diri sebagai mitra pemerintah daerah. Untuk itu kami melengkapi data dan persyaratan sebagai kewajiban kami sebagai organisasi,” ungkap Silas.
Setelah mendaftarkan diri, lanjutnya berharap proses tahapan administasi yang dilakukan bisa berjalan dengan baik sehingga dapat mempermudah PSP bermitra dengan Pemda dan stakeholder lainnya baik Pemda, keamanan, KNPI sebagai wadah resmi OKP. Sehingga dapat mempermudah dan mendukung program kegiatan yang dilakukan oleh PSP.
Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan DPD PSP Kabupaten Mimika ke Kesbangpol.
“PSP membawahi empat kabupaten dalam hal ini Biak, Supiori, Yapen dan Waropen dan dari Nabire Pesisir. Dan kami sangat banyak yang jadi kewajiban untuk mengakomodir seluruh pemuda sehingga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sehingga kami dapat membangun pemikiran dan saran positif untuk pemerintah daerah,” jelas Wopari.
Iniulah kata dia, yang diupayakan untuk wadah ini bisa ada guna menghimpun itu dan pihaknya tetap optimis untuk mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah. Juga kami untuk memotivasi dan mendukung sauadarapara pemnuda OAP khususnya AMungme dan Mimika Wee (Kamoro, red).
“Mau tidak mau, suka tidak suka kami harus ada untuk memberikan kontribusi bagi mereka,” sambungnya.
Harapannya kepada Pemda, untuk mempermudah organisasi ini sehingga dapat terlibat langsung sebagai mitra dalam pembangunan dan memberikan kritik apabila ada hal yang dapat dikritik dan memberikan solusi kedalam.
“Kami akan melewati, juga kami juga akan melaporkan ke Bupati, Kapolres dan KNPI bahwa kami ada dan organisiasi -organisasi lain yang terlibat langsung berkaitan dengan kepemudaan. Kami juga mengharapkan dukungan penuh dari Kesbangpol dalam hal ini administrasi sehingga kami terdaftar di sana,” ujar Wopari.(a32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *