Kapolres Baru Diminta Tuntaskan Judi King

Spread the love

Lexi David Linturan. Foto : Indri/TimeX

TIMIKA,TimeX

Lexi David Linturan, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Mimika meminta persoalan judi king yang terjadi di Mimika bisa dituntaskan oleh Kapolres yang baru. Pasalnya, persoalan perjudian ini hingga kini belum bisa dihilangkan.

Baca juga : Siswa BLK Merah Putih Dilatih Merubah Mindset

“Kami harapkan Kapolres yang baru nanti bisa menuntaskan penyakit masyarakat seperti judi king. Hingga kini, judi king masih menjadi PR yang belum juga dituntaskan, bahkan penyakit masyarakat itu kini dilakukan secara terang-terangan,” jelas Lexi saat ditemui Timika eXpress di ruang  kerjanya, Rabu (11/5).

Ia berharap, Kapolres yang baru ini nantinya bisa lebih tegas dan bisa menimbulkan citra baik di masyarakat. Karena selama ini, banyak, masyarakat yang mengatakan judi king di back up oleh oknum ini dan itu, sehingga terkesan dilindungi.

Menurut Lexi, Kapolres harus bisa tegas kepada bawahannya apabila ditemukan ada oknum yang menerima sejumlah dana dari perjudian itu.

“Kami tahu bahwa dalam tubuh Polisi ada yang namanya intel, jika ada informasi yang disampikan oleh anggota intel, segera Kapolres tindak tegas, ini yang kami tunggu. Contohnya saja di Gorong-gorong ini, aktifitas perjudian disana, dibuat terang-terangan begitu, “jelasnya.

Untuk itu, bercermin dari semua polemik, maka Lexi berharap setelah adanya Kapolres baru, Anggota Komisi A bisa menjalin silaturahmi untuk bersama sama membicarakan persoalan sampah masyarakat ini.

“Kita komisi A harus duduk bersama dengan Kapolres guna membicarakan masalah ini. Karena di Mimika ini banyak sekali persoalan yang belum tuntas dan memang harus membutuhkan kinerja kepolisian dalam hal pengamanan. Selain judi king, banyak juga aksi kriminal lainnya seperti begal,” ucapnya.

Jika masyarakat tidak bisa menghidupi dirinya sendiri karena penghasilan sudah dihabiskan di arena judi, maka yang terjadi mereka tidak bisa menghidupi keluarganya. Alhasil, timbulah kecemburan sosial yang berdampak pada  keamanan.

“Untuk itu, kasus seperti ini harus serius ditangani, karena penyakit masyarakat ini akan berdampak pada keamanan. Jika memang tidak bisa, maka legalkan agar memberikan Multiplier effect kepada pemerintah dari sisi ekonomi dan pajak. Seperti yang sudah dilakukan oleh Negara Malasia,” pungkasnya. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *