Freeport Serahkan Bantuan Komputer untuk Sentra Pendidikan

Spread the love

FOTO BERSAMA – Natan Kum, Jenny O Usmany didampingi Direktur Sentra Pendidikan dan para guru foto bersama usai menerima bantuan. Foto: Echie/TimeX

TIMIKA,TimeX

Mendukung kegiatan belajar mengajar di Sekolah Sentra Pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMA, PT Freeport Indonesia melalui Corporate Communication PTFI menyerahkan bantuan peralatan komputer senilai Rp303.000.000. Penyerahan berlangsung di Aula Sentrapendidikan SP 5 pada Jumat (13/5).

Penyerahan dilakukan dengan menandatangani berita acara oleh Natan Kum,Vice President Community Development PTFI  dan masing-masing kepala sekolah lingkup Sentra Pendidikan disaksikan Jenny Usmani, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika didampingi Arnold Lolkary, Direktur Sentra Pendidikan.

Dalam sambutan, Natan Kum mengatakan dalam kurunwaktu 10 tahun yang lalu banyak anak-asli Amungme dan Mimika Wee yang mengenyam pendidikan di Sentra Pendidikan.

“Dengan situasi-situasi yang ada saat ini, kita belum campur dengan YPMAK karena terbatas juga. Maka kita perlu ikut mendukung program-program pemerintah yang sudah ada di sini seperti SD, SMP dan SMA. Pendidikan ini penting untuk masa depan anak-anak Papua dan bangsa,” ujar Natan.

Baca juga : Bupati Mimika Tagih Saham Freeport dan Hak Ulayat Masyarakat Adat

Ia mengapresiasi Sentra Pendidikan karena berhasil meluluskan siswanya yang saat ini telah berhasil, seperti pilot dan lainnya.

“Kami berharap yang lainnya juga nanti bisa koordinasi dan kerjasama. Melalui komunikasi itu bisa membantu apa pun itu,” katanya.

Untuk bantuan yang diberikan lanjutnya, masih terbatas seperti laptop, komputer dan printer. Namun pihaknya akan terus mendukung program-program  yang bermanfaat diberbagai bidang.

“Kami atas nama PT Freeport, saya bisa sampaikan bahwa program yang bermanfaat buat kita semua seperti pendidikan, kesehatan kita bisa berikan bantuan untuk pemerintah,” tambahnya.

Sementara Jenny Usmany, mengapresiasi kepada PT Freeport karena untuk kedua kalinya memberikan bantuan untuk Sentra Pendidikan.

“Ini kali kedua dibantu oleh Freeport, yang pertama itu adalah cat untuk sekolah dan kedua adalah komputer. Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi, memang sepertinya harus begitu karena kami pemerintah itu tidak bisa kerjasendiri karena yang kami urus itu banyak. Anak-anak sekolah juga tersebar di mana-mana dan kita tahu bahwa kita tergantung dari anggaran pemerintah. Oleh sebab itu mewakili pemerintah, saya selaku pembimbing teknis kami mengapresiasi dan berterima kasih terutama menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PTFreeport yang sudah peduli dan mau kerjasama dengan kami,” tutur Jenny.

Ia mengatakan, dengan komunikasi dan hubungan baik yang terus terjalin, sehingga ada kepedulian langsung ke Sentra Pendidikan.

Jenny menjelaskan, untuk penerimaan siswa di Sentra Penddikan sudah disaring dan hanya menrima anak-anak Asli Papua dimana 70 persen adalah Amungme dan  Mimika Wee, 30 persen adalah suku kekerabatan dan tidak ada suku lain dari tujuh suku ini.

“Artinya, di sini tidak ada bedanya dengan Taruna Papua. Pemerintah menyiapkan fasilitas yang ada karena ini sudah beberapa tahun jadi butuh rehab, sehingga kita butuh koordinasi dan kerjasama untuk bagaimana kita bisa menciptakan anak-anak asli mempersiapkan akademiknya. Mereka tentunya sarana prasarana yang baik menuju generasi 4.0,” jelas Jenny.

Untuk mendapatkan ahli tambang anak Amungme Mimika Wee lanjutnya, itu sangat susah, dan memang itu harus disiapkan di sekolah dan kita harus mulai dari Sentra Pendidikan.

“Kalau sudah ada pilot, dokter kedepan harus ada ahli-ahli tambang yang dihasilkan dari sini. Sehingga, uang yang diinvestasikan oleh pemerintah, saya percaya ini langkah awal dan ini tidak sia-sia,” katanya.

Adapun bantuan masing-masing diterima, Syamsiah Muksin, S.Pd, Kepsek SD Negeri Sentra Pendidikan, Yosep Randanan, SPd Kepsek SMP Negeri Sentra Pendidikan danY ohanes Napan, Kepsek SMA Negeri Sentra Pendidikan. (a32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *