BUMDes Kampung Nawaripi Budidaya Ikan Air Tawar di Mile 21

Spread the love

MENYEMAIKAN-Norbertus Ditubun Kepala Kampung Nawaripi didampingi pihak Lanal Timika, perwakilan TNI-Polri saat menyaksikan proses semai ribuan ekor bibit ikan air tawar di kawasan Mile 21, Jumat (13/5). FOTO : ISTIMEWA/TimeX

TIMIKA,TimeX

Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Nawaripi mengembangkan unit usaha budidaya ikan air tawar untuk pertama kalinya di Mimika.

Baca juga : Yayasan Babul Jannah Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Luky SA Wokas, S.Pi selaku Kepala Bidang (Kabid) Budidaya Perikanan pada Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, mengatakan dari unit usaha tersebut, aparatur Kampung Nawaripi telah menyemaikan ribuan ekor bibit ikan air tawar di kolam pembibitan Merah Putih Kampung nawaripi di Mile 21, Jumat (13/5)

“Untuk program budidaya ikan air tawar juga ada dibeberapa distrik, tetapi Kampung Nawaripi sudah mendahului dengan melakukan penyebaran dan penggemukan ikan di kolam pembibitan dan budidaya,”ujar Luky.

Selain itu, ada beberapa kelompok masyarakat pun sudah sejak lama menajalani usaha budidaya ikan air tawar, diantaranya nila, mujair dan lele.

Dimana harga jual beberapa jenis ikan ini disesuaikan dengan besar atau kecilnya ikan.

“Kalau ikkan nila itu biasa dijual perkilo mulai Rp 50 ribu hingga Rp100 ribu.

Harap Luky, budidaya ikan air tawar terus berkembang sehingga Mimika bisa menjadi daerah penghasil ikan air tawar, guna menjawab kebutuhan konsumen.

Sementara Stefanus Bay, Pendamping Dana Desa Kabupaten Mimika mengatakan, dari jumlah 133 kampung di Mimika, Nawaripi merupakan kampung pertama yang memulai unit usaha budidaya ikan air tawar.

“Semoga ini jadi contoh bagi kampung-kampung yang lain,” harapnya.

Menurut Stefanus, selalin budidaya ikan air tawar, peluang usaha lain pun harus dikembangkan pihak pengelola BUMDes Nawaripi.

Norbertus Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi,  kepada Timika eXpress mengatakan, ada dua unit usaha yang dikelola BUMDes, yakni budidaya ikan air tawar dan deport air minum isi ulang.

Dua unit usaha ini dikelola dengan memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2021.

Khusus budidaya ikan air tawar, dalam waktu dekat kita akan gali kolam tambahan sebanyak tiga kolam dengan luas 50 X 10 meter.

“Ini supaya bisa budidaya eberapa jenis ikan air tawar,” tandasnya. (a35)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *