134 Kepala Sekolah Mengikuti Pelatihan SKP dan DUPAK

Spread the love

MENABUH TIFA – Piter Kiriwenno Ketua K3S, dan Marten Kanna Sekretaris Dinas Pendidikan beserta para guru, menabuh Tifa secara bersama-sama, saat pembukaan kegiatan pelatihan SKP dan Dupak, Kamis (25/11) di SMP Negeri 1 Mimika. FOTO: INDRI/TIMEX

TIMIKA,TimeX

Sebanyak 134 Kepala Sekolah mengikuti pelatihan Penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan pengisian Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) yang digelar oleh kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) pada Kamis (25/11) di SMP Negeri 1 Mimika.

Baca juga : Puluhan Guru SD Ikut Workshop Cerita Rakyat

Kegiatan tersebut dibuka Marten Kanna Sekretaris, Dinas Pendidikan Mimika.

Piter Kiriwenno, Ketua K3S menjelaskan, dari 134 kepala sekolah, 58 diantaranya merupakan Kepala Sekolah Inpres, sedangkan 76 orang lainnya merupakan Kepala Sekolah swasta, dengan demikian total peserta secara keseluruhan berjumlah 234 orang.

Menurut Piter, pelatihan ini penting untuk diterapkan, mengingat sebagian besar, Kepala Sekolah baru saja dilantik, untuk itu panitia K3S berininsiatif menyelengarakan kegiatan tersebut.

“Masih banyak guru yang kurang paham terhadap SKP dan DUPAK, ditambah lagi ada pertauran baru dari BKSDM, makanya kami pengurus berininsiatif, menggelar kegiatan ini, dengan mengundang semua kepala sekolah,” ujar Piter.

Tujuannya agar mereka dapat mengisi SKP dan DUPAK dengan benar, karena ini menyangkut dengan penilaian Kepala Sekolah terhadap guru-gurunya, pasalnya dari hasil penilaian itu yang nantinya akan menjadi acuan kenaikan pangkat.

“Tentunya penilaian terhadap guru yang malas dan rajin, berbeda, dan itu akan menjadi penilaian untuk kenaikan pangkat guru. Sehingga penting sekali kegiatan ini, untuk diikuti oleh para Kepala Sekolah, sedangkan yang belum menginkuti pelatihan hari ini, karena ada diantara yang masih berada di pedalaman, maka kami akan mencoba  membuat jadwal pelatihan lagi untuk mereka,” terangnya.

Disamping itu, Marten Kanna, Sekretaris Dinas Pendidikan saat menyampaikan sambutanya mengatakan, seorang kepala sekolah perlu memahami pengisian SKP dan DUPAK, sehingga ia mengharapkan, para peserta dapat memanfaatkan momen ini, agar setelah mengikuti pelatihan para kepala sekolah tersebut, sudah terampil.

“Jadi harus ada target, setelah kegiatan ini semua sudah bisa mengisi SKP dan paham perhitungan DUPAK ya, harus bisa, jangan sia-siakan momen ini,“ pungkasnya.

Penulis : Indri

Editor : Linda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *