Pembawa Api PON Atlet Nasional

Ilustrasi – Api PON Papua.

TIMIKA,TimeX

Pembawa api PON dari Kabupaten Biak  masuk Mimika dari terminal Mozes Kilangin sisi Selatan oleh atlet nasiona diantaranya Santia Tri Kusuma, Ismu Harianto (atlet tenis meja), Julius Uwe atlet lengendaris Kabupaten Mimika dan Maria Natalia Londa atlet atletik.

Api PON ini dijadwalkan tiba Timika  pada 28 September pukul 11:25 WIT.

Handry Titaely, Koordinator Bidang Upacara Sub PB PON Mimika menjelaskan kirap api PON akan melintas lima wilayah adat mulai dari Sorong, Merauke, Biak, Timika, Wamena dan Jayapura.

Baca juga : Mengenal Fransiskus Tanu, Kapten Futsal PON Papua Asal NTT

“Kirap api PON akan berlangsung selama satu hari saja. Jadi nanti saat masuk ke Mimika akan dilakukan upacara penerimaan kirap, dari  tim inti udara kepada tim inti darat. Dan setelah itu mereka akan berlari memegang kirap kurang lebih 500-700 meter dari bandara, setelah itu barulah dibawa ke rumah negara untuk diserahkan kepada bupati selaku pimpinan daerah,” jelas Handry kepada Timika eXpress saat ditemui di Hotel Horison Ultima, Selasa (14/9).

Setelah itu katanya, akan ada lagi acara penyerahan kirap api PON oleh bupati kepada tim kirab darat dilanjutkan dengan penandatangan berita acara.

“Nantinya, kirab api PON dibawa ke Kuala Kencana, mengingat bahwa PT Freeport Indonesia sudah banyak memberikan sumbangsi untuk suksesnya PON, dengan membantu pemerintah membangun beberapa venue, sehingga ini sebagai salah satu bentuk penghargaan bagi PTFI,” kata Handry.

Ia menjelaskan Santia Tri Kusuma, salah satu atlet balap sepeda yang pernah meraih medali emas pada PON XV 2000, PON XVI 2004, SEA Games 2001, SEA Games 2003.

“Jadi titik awal kirab api PON dari Kuala Kencana. Setelah itu dibawa menuju Jalan Poros  SP 2- SP 5 masuk ke setiap venue. Selanjutnya dibawa keliling kota dan berakhir di venue pentas seni di area lokasi eks Pasar Swadaya menjadi tempat Festival Eme Neme,” ungkap Handry.

Penulis : Indri

Editor : Anton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *