Tanpa Dokumen, 3 Ton Daging Rusa Disita

PERIKSA: Petugasdari Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Timikadan BBKSDA, melakukan pemeriksaan di Pelabauhan Pomako. Foto: Istimewa/TimeX

TIMIKA,TimeX

Tanpa dilengkapi dokumen lengkap, sebanyak 3.240 Kg (3 Ton)  daging rusa asal kota Fakfak disita Karantina Pertanian kelas I,Selasa (7/9).

Baca juga : Eltinus Omaleng: Semua Harus Bergandengan Tangan Sukseskan PON XX

Tasrif, Kepala Karantina Pertanian Kelas I Timika bersama Bambang H Lakuy Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Papua melakukan koordinasi terkait penahanan tersebut.

Melaluirilis yang diterima Timikaexpress, Tasrif menyampaikan bahwa tindakan penahanan yang dilakukan sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, IkandanTumbuhan (pasal 44 – 48).

“Selanjutnya, pengguna jasa akan diberikan kesempatan untuk melengkapi dokumen persyaratan karantina paling lama 3 hari. Jika lewat dari batas waktu yang ditentukan, maka media pembawa (MP) tersebut akan dikembalikan kedaerah asal.

Bahkan bisa dilakukan tindakan pemusanahan sebagai langkah terakhir untuk mencegah masuknya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), apabila pengguna jasa tidak sanggup untuk membawa keluar MP tersebut dari KabupatenMimika.

Terkait media pembawa daging rusa yang merupakan turunan dari satwa liar dilakukan tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dari instansi yang membidangi konservasi dan sumberdaya alam.

Dalam koordinasi ini, baik Kepala Karantina Timika dan BKSDA Papua berharap agar koordinasi yang terjalin selama ini tetap berjalan dengan baik disegala aspek kegiatan di lapangan sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Penulis : Echie

Editor : Linda

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *