Mimika akan Bangun Stadion Baru Standar FIFA

Eltinus Omaleng. FOTO:YOSEF/TIMEX

TIMIKA,TimeX

Pemerintah Kabupaten Mimika berencana membangun stadion dengan standar FIFA.

Eltinus Omaleng, Bupati Mimika mengatakan stadion tersebut akan dibangun di SP 5 yang saat ini menjadi venue Aeromodeling.

Baca juga : Panti Asuhan Santa Susana Asuh 41 Anak Broken Home

Baca juga : PLN akan Pasang LBS di Venue PON

Baca juga : Pelaksanaan PON Tunggu Keputusan Presiden

Bupati juga menyebutkan, pemerintah akan menggelontorkan anggaran mencapai Rp 1,6 trilun untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

“Nanti lebih besar dari stadion di Jayapura,” ujarnya kepada Timika eXpress di hotel Grand Moza, Senin (2/8).

Dana untuk pembangunan ini menurut bupati akan dianggarkan melalui dana 2,5 persen deviden PT Freeport Indonesia untuk Mimika.

“Kita punya anggaran yang akan kita jaminkan itu 2,5 persen dari deviden PTFI, jadi bukan APBD, nanti tim anggaran akan atur,” paparnya.

Dijelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan perencanaan dan diskusi dengan pihak Freeport berkaitan dengan rencana pembangunan stadion tersebut.

Dirinya antusias pembangunan bisa berjalan mulai Tahun 2022 yang akan datang dan rampung dalam jangka dua tahun yakni Tahun 2024 nanti.

“Anggarannya bukan dari APBD kita bukan juga pinjam dari pihak manapun, tapi itu dari deviden Freeport,” tambahnya.

Dikatakan, terkait rencana itu pula tim teknis bahkan sudah datang ke Mimika memberikan presentase terkait rencana pembangunan.

Dijelaskan, deviden tersebut seharusnya baru akan diserahkan setelah akhir tahun, namun dirinya mengusulkan untuk diserahkan lebih awal, untuk kepentingan pembangunan stadion.

“Pembangunan itu bukan pinjam dimana-mana tapi dari hak kita sendiri yang habis tahun baru kasih, nah bagaimana kalau kita minta itu duluan untuk pembangunan stadion itu,” paparnya.

Bupati menegaskan stadion tersebut akan dibangun dengan standar internasional dan saat ini lokasi pembangunan sudah dalam tahap penimbunan.

“Saat ini sudah ditimbun, tinggal berapa persen lagi sudah selesai, karena berstandar Internasional dan FIFA, jadi nanti ada hotel juga,” tutupnya.

Terkait dengan rencana pemerintah tersebut, Yohanis Felix Helyanan, Wakil Ketua II DPRD Mimika menuturkan pemerintah seharusnya tidak serta merta melakukannya, namun perlu melibatkan seluruh anggota DPRD dalam presentasi tersebut.

“Pemerintah tidak bisa tiba-tiba membuat presentasi diluar terus paksa dorong dalam pembahasan anggaran. Itu tidak boleh,” ujar Yohanes.

Pembangunan stadion ini menurutnya sah-sah saja. Namun karena saat ini anggaran difokuskan pada PON dan banyak fasilitas yang dibangun maka tidak serta merta dilakukan.

“Jangan dulu, artinya nanti kita lihat negosiasinya seperti apa karena kita belum lihat diatas kertas  presentasinya seperti apa. Memang banyak hal yang perlu kita saling bertukar pikiran. Walaupun pemerintah bilang begini begitu tetapi  mungkin  kita harus memberikan pertimbangan-pertimbangan lain supaya  anggaran itu  kesannya tidak dihambur-hamburkan  saja,” tuturnya lagi.

Apalagi, lanjutnya saat ini banyak fasilitas yang menggunakan APBD untuk pembebasan lahan bukan sedikit.

Dirinya mengaku tidak tahu akan pembangunanan stadion ini, namun dengan stadion bertaraf internasional menurutnya perlu diperhitungkan incomenya untuk daerah nantinya apa.

Bahkan dirinya menilai harusnya stadion yang saat ini ada di SP 1 yang direnovasi dan dibuat permanen sehingga tidak terbengkalai.

“ Kenapa tidak stadion-stadion yang ada  direnovasi kembali, dibuat secara permanen  SP I, inikan terbengkalai juga bagaimana mungkin kita bangun stadion yang  besar ini,”tanyanya.

Penulis : Yosef/Echie

Editor : Linda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *