Tuntut Insentif, SejumlahTokoh Agama Datangi Dewan

ASPIRASI – Aleks Tsenawatme Wakil Ketua I DPRD Mimika bersama anggota lainnya saat menerima aspirasi dari sejumlah tokoh agama di Gedung DPRD Mimika, Jumat (23/7). Foto: Istimewa/TimeX

TIMIKA,TimeX

Sejumlah tokoh agama mewakili 33 denominasi gereja di Timika, mendatangi Kantor DPRD Mimika, Jumat (23/7) menuntut insentif yang tertunda selama hampir dua tahun untuksegera dibayarkan.

Baca juga : Kepsek dan TU jadi Tersangka Korupsi Dana Bos SMAN 1 Mimika

Baca juga : Peringati HUT ke-65, Danamon Hadirkan Cerita “Tumbuh Melalui Kolaborasi”

Selain itu, mereka juga menuntut agar dana insentif untuk Tokoh Agama dikembalikan ke Dinas Sosial seperti sebelumnya.

Pasalnya, sejak Tahun 2019, setelah dialihkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) pembayaran insentif ini mulai tersendat.

Dibeberkan juga, pada tahun 2019 selama satu tahun seharusnya dua kali termen pembayaran namun dananya dialihkan oleh DPMK dan tidak diketahui arahnya ke mana tetapi para hamba Tuhan tidak menerimanya.

Karena itu hingga pertengahan Tahun 2021, melalui aspirasinya, para hamba Tuhan mengatakan dana yang seharusnya diterima oleh perhamba Tuhan yang diminta untuk dikembalikan dari DPMK mencapai Rp18 juta.

Aleks Tsenawatme, Wakil Ketua I DPRD Mimika kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (23/7) usai menerima aspirasi mengatakan, sejumlah tokoh agama ini menyampaikan aspirasi terkait tunjangan bagi tokoh agama yang sudah dialihkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) namun tak kunjung direalisasikan.

“Jadi bantuan dari dana Otsus yang dialokasikan pemerintah kepada pendeta, ustad dan lainnya yang berhubungan dengan pelayanan agama. Anggaran mereka ini sudah ada tapi belum direalisasikan, jadi mereka minta untuk direalisasikan,” kata Aleks.

Ia menjelaskan, selain itu para tokoh agama juga meminta dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPMK, agar pengelolaannya dikembalikan Dinas Sosial supaya berjalan baik sebagaimana awalnya dan tidak terjadi tumpang tindih. Apalagi tugas DPMK ini mengurus terkait 133 kampung dan 18 distrik.

Sementara itu Yulian Salossa Anggota Komisi C DPRD Mimika mengatakan, hampir beberapa tahun ini tokoh agama tidak menerima insentif. Karena itu ia berharap segera direalisasikan, sehingga pelayanan mereka bisa maksimal.

Untuk diketahui insentif para tokoh agama sejak Tahun 2015, para tokoh agama di Mimika yang sudah terdaftar di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika mendapat insentif dari Pemkab Mimika.

Insentif yang diberikan dua kali dalam setahun tersebut sebelumnya disalurkan melalui Dinsos setiap semester dengan total dana yang diterima masing-masing tokoh sebesar Rp12 juta. Dimana setiap bulan tokoh agama di Mimika menerima Rp1 juta tapi penyalurannya perenam bulan sehingga total Rp 6 juta sekali terima dalam satu semester.

Penulis : Echie

Editor : Linda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *