Antisipasi Gejolak di Puncak, TNI-Polri Razia Gabungan

PERIKSA-Personel gabungan TNI-Polri saat memeriksa ada tidaknya senjata tajam (Sajam) dari pengendara saat razia di Jalan Yos Sudarso, Sabtu (19/6). Foto: Abi Suza Hutagalung/TimeX

TIMIKA,TimeX

Dalam rangka antisipasi sekaligus deteksi dini terhadap gejolak keamanan di Kabupaten Puncak beberapa waktu belakangan ini, personel TNI-Polri menggelar patroli dan razia gabungan di sejumlah titik dalam Kota Timika dan sekitarnya, Sabtu (19/6) malam.

Baca juga : Bapenda Pasang 108 Alat Pemantau di Restoran dan Hotel

Dimana hasil analisa dan evaluasi kepolisian menunjukan tingginya angka kasus kejahatan, diantaranya begal, kasus pencurian, orang mabuk hingga mengganggu Kamtibmas dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Jadi fokus patroli dan razia merujuk petunjuk AKBP I Gusti Gede Era Adhinata Kapolres Mimika, menyasar senjata tajam (sajam), kelengkapan surat dan atribut pengendara kendaraan bermotor, termasuk razia knalpot racing, juga minuman keras (Miras) jenis sopi lokal”.

AKP Robert Hitipeuw, Kabagops Polres Mimika mengungkapkan, dari hasil patroli dan razia, tim gabungan berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor dari gelar razia di SP 7, Gorong-gorong, SP 2 dan area sekitaran bandara yang dianggap rawan.

Petugas juga mengamankan 8 buah senjata tajam yang dibawa pengendara sepeda motor di kawasan SP2 Kelurahan Timika Jaya, termasuk puluhan liter miras jenis sopi dari para pengendara.

Diantaranya 4 jerigen miras ukuran 5 liter dan 1 jerigen 20 liter yang berisikan minuman lokal jenis sopi. 

Termasuk diamankan 1 iglo berisi bahan mentah pembuatan milo yang diangkut oleh seorang pengemudi mobil di SP 2.

“Giat razia oleh gabungan anggota Polres Mimika, Brimob Natalyon B, dan Brimob Polda Kalsel serta prajurit TNI dilakukan dengan soft humanis. Minta maaf malam minggu Anda terganggu,” kata AKP Robert Hitipeuw kepada awak media disela-sela razia malam minggu lalu.

Saat memeriksa para pengendara sepeda motor tidak mengenakan helm, petugas mengarahkan segera pulang untuk ambil helm baru bisa membawa pulang kendaraannya. Sedangkan yang terjaring razia itu sepeda motor yang tidak lengkap surat-suratnya dan pakai knalpot racing.

Adapun pengendara yang kedapatan membawa senjata tajam, tetap dilakukan  penindakan sesuai ketentuan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

“Ini upaya deteksi dini dan antisipasi gejolak yang terjadi di Distrik Beoga Kabupaten Puncak tidak meluas atau berimbas ke Timika,” tandasnya.

Diketahui, sebelum patroli dan razia, digelar apel gabungan TNI-Polri di halaman kantor Pelayanan Polres Mimika.

AKP Roberth usai apel menambahkan, patroli dan razia ini guna meniingkatkan pelayanan, pengamatan hingga penindakan terhadap warga yang melanggar.

“Giat patroli dan razia ini juga tujuannya untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan, misalnya jambret, curas, termasuk orang mabuk pemicu terganggunya Kamtibmas,” katanya menambahkan, ini semua dalam rangka cipta kondisi jelang even PON XX Papua klaster Mimika dan Pesparawi XIII di Mimika.

Penulis : Abi/Marsel

Editor : Maurits

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *