Honorer Diberhentikan Puspem Sepi

PEMERIKSAAN – Yulianus Sasari, Asisten 1 Setda Mimika didampingi Hetty Tandiyono Asisten 3 Setda Mimika bersama Staf Ahli dan Humas Pemkab Mimika saat melakukan pemeriksaan di Dinas Perikanan, Rabu (2/6). FOTO : Rina/TimeX

TIMIKA,TimeX

Suasana di kantor Pusat Pemerintahan, Rabu (2/6) terlihat lebih sepi dari biasanya. Hal ini lantaran hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah memberhentikan atau merumahkan para tenaga honorer, sesuai dengan surat Bupati Mimika.

Baca juga : Pemkab Mimika Berhentikan Tenaga Honorer

Baca juga : Dewan Sarankan DPMK Bentuk Tim Pengawasan DD-ADD

Baca juga : Puskemas Timika jadi BLUD Pertama di Papua

Selain itu, sebagai bentuk tindak lanjut dari  Surat Bupati Mimika dalam hal pemberhentian tenaga honorer, Asisten 1, Asisten 3 dan para staf ahli juga melakukan pemeriksaan ke masing-masing OPD.

Hetty Tandiyono sebagai Asisten 3 Setda Mimika disela-sela pemeriksaan kepada Timika eXpress, Rabu (2/6) mengatakan, dalam kunjungan tersebut pihaknya menemukan, hampir semia OPD sudah melakukan pemberhentian sementara honorer di lingkup masing-masing.

“Sepertinya sudah semua, yang penting kami jalan ini sudah ada pemberhentian dari kemarin per tanggal 1 Juni,” katanya.

Hetty mengatakan, terkait dengan lamanya honorer dibehentikan sementara tergantung pada masing-masing OPD.

“Karena, pada poin kedua, sudah jelas disampaikan kebutuhan tenaga honorer akan disampaikan oleh pimpinan OPD kepada bupati melalui sekda kebutuhannya seperti apa,” katanya.

Dirinya mengatakan, belum ada batas waktu untuk kejelasan tenaga honorer ini akan tetapi pihaknya akan usahakan secepatnya.

“Karena sudah dihentikan, maka untuk hak-hak mereka seperti gaji dan uang makan tidak ada lagi. Semuanya tidak dapat. Nanti kalau sudah aktif, akan dibayarkan di Bagian Keuangan karena saat ini hak-hak mereka di masing-masing OPD. Dan akan diakomodir sesuai dengan kebutuhan OPD,” terangnya.

Sementara itu, Leentje Siwabessy sebagai Kepala Dinas Perikanan Mimika dihadapan tim pemeriksaan di Kantor Dinas Perikanan mengatakan pihaknya telah merumahkan semua tenaga honorer termasuk pemungut pajak (retribusi) mulai Rabu (2/6).

“Hari ini saya rumahkan semua tenaga honorer tanpa terkecuali termasuk pemungut sehingga tidak ada kecemburuan sosial antara tenaga honorer,” jelasnya.

Menurutnya, merumahkan para tenaga honorer ini merupakan keputusan Bupati, oleh karena itu dirinya sebagai pimpinan OPD wajib menindaklanjuti apa yang menjadi putusan pimpinan yaitu Bupati Mimika.

“Saya tidak bisa melawan, karena ini adalah perintah Bupati Mimika,” ujarnya.

Pantauan Timika eXpress di lapangan, saat tim melakukan pemeriksaan seperti di Diskominfo, BPBD, Dinas PUPR, Disnakertrans, Dinsos, Dinkes dan lainnya.

Tampak, gedung Pusat Pemerintah terlihat lebih sepi tidak seperti biasanya

Dimana, tenaga honorer Pemkab Mimika sudah tak berkantor pasca dikeluarkannya Surat Bupati Mimika tentang pemberhentian tenaga honorer per tanggal 1 Juni.

Penulis : Rina

Editor : Linda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *