Loading

wait a moment

30 Anak Kamoro-Asmat Diperkenalkan Huruf, Angka Hingga Burung Garuda

Ajar – Anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako saat mengajar anak-anak Pomako, Minggu (18/4). Foto: Ist/ TimeX

POMAKO,TimeX

Tiga puluh anak usia sekolah dari Suku Kamoro dan Asmat duduk melingkar di bawah kolong jembatan Pelabuhan Pomako. Ada yang mengenakan baju ada pula tanpa baju. Anak-anak itu diperkenalkan huruf, angka, cara mewarnai, burung Garuda hingga menghafal lima sila Pancasila yang adalah dasar Negara Republik Indonesia dari anggota Polsek KP3 Laut Pomako dalam program ‘Polisi Pi Ajar’, Minggu (18/4).

Baca juga : Langgar Perda Sampah, Warga Harus Terima Dipenjara atau Didenda

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Manfaat Program JK-JKK kepada Masyarakat Tipuka

Anak-anak itu mengambil posisi duduk sambil memegang pensil warna serta kertas gambar. Kertas gambar itu diletakan di atas meja kecil seadanya. Juga tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan mengenakan masker yang dibagikan oleh anggota polisi.

Di tengah suasana penuh akrab di depan anak-anak itu berdiri tiga anggota Polsek KP3 Laut Pomako dengan seragam lengkap. Ketiganya adalah Bripka Ridwan Mare, Kanit Provos Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Bripka John M. Raubaba dan Bripka H. Sukirman, Brigpol Yudik Subandrio Istanto Bhabinkamtibmas Kampung Pomako.

Pada program ‘Polisi Pi Ajar’ dengan tema ‘Anak Cerdas Indonesia Hebat’.

Kepada anak-anak Bripka Ridwan Mare menunjukan angka 1-30. Sementara anggota polisi satunya lagi memegang gambar burung Garuda dengan lima sila Pancasila. Anak-anak terlihat begitu antusias mendengar apa yang dijelaskan oleh tiga anggota polisi itu.

Ipda I Mase Aribawa, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako menjelaskan, dimasa pandemi Covid-19 ini masih banyak sekolah belum bisa melaksanakan proses belajar mengajar dengan tatap muka kepada siswa.

Sehingga dengan adanya program Polres Mimika ‘Pi Aja Sekolah’ ini, Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako juga menunjukkan kalau pihaknya juga mampu melaksanakan program itu demi membantu pemerintah mencerdaskan anak bangsa di masa pandemi ini.

Ipda I Mase mengatakan kegiatan itu dimulai sekira pukul 14.00 WIT bertempat di pesisir Pelabuhan Pomako RT 09 Kampung Pomako Distrik Mimika Timur.

“Awalnya kegiatan dimulai dengan pembagian masker, buku bergambar beserta pensil warna dan pengenalan Tim ‘Pi Ajar’ kepada anak-anak peserta didik. Kemudian dimulai dengan mengingat kembali huruf, angka dan tata cara mewarnai buku bergambar yang dipandu langsung oleh Tim Pi Ajar Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako, ” jelas I Made kepada Timika eXpress, Minggu (18/4).

Lalu, adik-adik peserta didik mulai kegiatan mewarnai pada buku kertas gambar yang telah dibagikan. Selama mewarnai dipandu langsung oleh ‘Tim Pi Ajar’ dari Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako.

Kemudian dilanjutkan dengan materi penguatan cinta negeri dengan menyanyikan lagu Nasional, Garuda Pancasila yang dipimpin oleh dua peserta bernama Maria dan Nela. Anak-anak juga diajarkan menghafal lima sila Pancasila yang didikte oleh Adriana.

“Usai mewarnai buku bergambar dan selanjutnya pembagian snack yang sudah disiapkan oleh Tim Pi Ajar kepada anak-anak peserta didik serta menyampaikan motivasi kepada anak-anak Kamoro dan Asmat untuk terus belajar dengan baik agar apa yang dicita-citakan kelak bisa terwujud, ” terang I Made.

Sekira pukul 16.00 WIT kegiatan selesai ditutup dengan doa bersama dibawakan oleh Bripka John Raubabadan serta foto bersama.

“Kalau dalam pelaksanaan progam ‘Polisi Pi Ajar’ itu tim tetap menerapkan protokol kesehatan yang diaplikasikan dalam bentuk pembagian dan penggunaan masker, hand sanitizer dan menjaga jarak,” katanya.

Kedepan Polres Mimika melalui Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Pomako, Ipda I Made Aribawa berharap agar pelaksanaan progam Polisi Pi Ajar akan lebih diintensifkan lagi mengingat animo anak-anak peserta didik sangat baik.

“Di mana selama masa pandemi Covid-19 tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan rekan-rekannya di sekolah oleh karena pembatasan dan penghentian sementara proses belajar mengajar tatap muka di sekolah, ” katanya.

Penulis : Abi

Editor : Anton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *