Loading

wait a moment

Pemkab Mimika dan Kaimana Bertemu Bahas Tapal Batas

Yulius Sasarari. FOTO :YOSEF/TIMEX

TIMIKA,TimeX

Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemda Kaimana, Provinsi Papua Barat kembali melakukan pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu, menindaklanjuti dua kali pertemuan pada tahun 2018 dan 2019.

Baca juga : Terkait Video YK, Lemasa Dukung Upaya Hukum yang Dilakukan Lemasko

Baca juga : Lemasko Desak Pemkab Panggil Penyuplai Tenaga Kerja dari Luar

Baca juga : Lemasko Bantah Pernyataan Yohanes Kemong Tentang AD/ART Lemasko Ilegal

Dimana pada 2019 ada pembahasan yaitu Pemda Kaimana berdasarkan peta wilayahnya sudah berada pada salah satu distrik di Kabupaten Mimika tepatnya di distrik Mimika Barat Jauh.

Yulius Sasarari Asisten 1 Bagian Pemerintahan Kabupaten Mimika mengatakan Nanti akan diadakan pertemuan antara pemerintah Kabupaten Mimika dengan Pemerintahan Kabupaten Kaimana di Distrik Mimika Barat Jauh Potawaeburu yang menjadi sengketa tapal batas.

Ia mengatakan sebelum Oktober 2021 terkait tapal batas wilayah antara Mimika dengan Kaimana harus diselesaikan, karena diberikan deadline oleh Kemendagri dalam pertemuan beberapa waktu lalu.

“Karena tidak ada kesepakatan antara Mimika dengan Kaimana sebelumnya, sehingga Kamis kemarin kami kembali membahas bersama Kemendagri melalui Direktorat Bina Administrasi Kewilayahan yang menangani tapal batas wilayah,” kata Yulius Sasarari Asisten I bidang pemerintahan kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Kamis (15/4).

Dikatakan, dari pembahasan tersebut juga belum menemui kesepakatan, Kaimana masih tetap mengikuti peta wilayahnya.

“Mimika tetap pada prinsip, kita kan mengacu pada undang-undang nomor 45 tahun 1999 tentang pembentukan otonomi baru,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari pembahasan tersebut dari Direktorat Bina Administrasi Kewilayahan mengambil solusi dengan satu batas kampung Nariki. Dikampung tersebut memiliki satu sungai yang menjadi tapal batas antara Mimika dengan pemkab Kaimana, tetapi Mimika tetap pada prinsipnya.

“Sehingga nanti kita akan jadwalkan kapan pertemuan dengan Kabag Pemerintahan, dan juga berkomunikasi dengan Pemkab Kaimana untuk lakukan pertemuan di Potawaeburu bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan beberapa tapal batas yang sudah diselesaikan salah satunya adalah Asmat.

Penulis : Yosef

Editor : Linda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *