Loading

wait a moment

Dua Tahun Terakhir Dana Otsus untuk Mimika Menyusut

FOTO BERSAMA – Yohana Paliling, Kepala Bappeda Mimika didampingi stafnya foto bersama Anggota Komisi C DPRD Mimika usai Kunker di depan kantor, Rabu (14/4). Foto: Indri/TimeX

TIMIKA,TimeX

Selama dua tahun terakhir, Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Mimika mengalami penyusutan, dari Rp 100 miliar, kini hanya Rp 31 miliar, padahal Mimika sangat mengaharapkan anggaran tersebut.

Baca juga : Awal Juni Proses Tender Sudah Berjalan

Yohana Paliling Kepala Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi C DPRD Mimika, Rabu (14/4) mengatakan,
Otsus tersebut dipakai untuk pemberdayaan SDM, terutama di bidang Pendidikan dan Kesehatan.

Karena dalam visi misi bupati yang tertuang dalam APBD, sebagian besar ialah program fisik, mengingat kedepan ada pelaskanaan Pekan Olaraga Nasional PON 2021 dan Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi).

Sementara itu, Martinus Walilo dalam kesempatan tersebut menyampaikan dalam pembahasan APBD 2021 menyimpan dilema yang cukup mendalam, karena plot anggaran hanya terfokus bagi sekolah-sekolah negeri saja, sedangkan sekolah yayasan terabaikan.

“Tidak hanya itu, yang menjadi soal juga mengenai penempatan guru, semua guru harus ditarik dari sekolah Yayasan, sedangkan, mayoritas sekolah yayasan, adalah anak-anak OAP,” ujarnya.

Di sisi lain, dana Otsus dialokasikan untuk sekolah negeri yang notabene minim OAP. Padahal seharusnya dana Otsus ini dinikamti oleh anak-anak OAP yakni yang ada di sekolah yayasan.

“Hal ini pernah kami sampaikan ke mantan PJ Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan Mimika, tetapi jawabnya sangat pedis, dikatakan kalau sekolah yayasan bukan tanggung jawabnya,” ucap Walilo.

Hal senada disampaikan oleh Julianus Salosa. Pasalnya, Otsus sudah diperjuangkan, dan telah berhasil, sehingga pemerintah daerah harus memperhatian anak-anak OAP.
Lanjutnya, saat ini banyak sekolah yayasan yang mengalami kerusakan, dimana terdapat anak-anak papua, namun terkesan dibiarkan.

“Jangan bedakan-bedakan sekolah swasta dan negeri, Otsus turun untuk OAP, jangan salah gunakan Otsus, tolong gunakan untuk melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya.

Kunker Komisi C DPRD Kabupaten Mimika dipimpin Elminus Mom, Ketua Komisi, dan para anggota Komisi diantaranya, Saleh Alhamid, Matius Walio, Aser Murib, Samuel Bunai, Leonardus Kocu , Amandus Gwijange, Novian Kulla dan Sesiel Abugau.

Penulis : Indri

Editor : Linda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *