75 Calon Murid SMAN 1 Lolos Jalur Prestasi

Matheus Mamo. Foto: Dok./TimeX

TIMIKA,TimeX

Sebanyak 75 calon murid SMA Negeri 1 Mimika diterima lewat jalur prestasi. Jalur prestasi ini diberikan bagi siswa-siswi yang secara akademik tingkat SMP memiliki nilai terbaik. Hasil kelulusan telah diumumkan pada Sabtu 13 Maret lalu.

Baca juga : Dukung Sekolah Tatap Muka, MKKS Bentuk Pokja Covid-19

Mathius Mamo, Kepala SMA Negeri 1 menjelaskan, proses seleksi ini dilakukan dengan menyurat ke sekolah-sekolah tingkat SMP untuk kemudian didata siswanya lalu diserahkan kepada pihak SMAN 1 untuk dites secara online di sekolah penyelenggara.

Ia mengatakan tes online ini berlangsung di SMAN I bukan dari rumah. Hal ini guna menghindari kekuatir sekolah jangan sampai orangtua membantu anaknya.

Jumlah siswa mendaftar mengikuti jalur prestasi sekitar 150 orang. Data masing-masing sekolah jumlah siswa prestasi berbeda-beda. Ada yang bisa usulkan mulai peringkat 1-5 bahkan mulai peringkat 1-12.

Bidang studi yang diujikan IPA, IPS, Bahasa Inggris dan Tes Potensi Akademik (TPA).

Mathius menambahkan, bagi siswa yang tidak lolos pada jalur prestasi masih punya kesempatan mengikuti tes jalur reguler yang diadakan setelah pengumuman kelulusan tingkat SMP.

Tahun ajaran 2021/2022, pihaknya menerima sekitar 504 murid baru.

Mengenai persiapan menghadapi sekolah tatap muka, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan juga telah bentuk Pokja Covid-19.

Untuk pelaksanaan tatap muka katanya, menunggu petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Mimika sesuai petunjuk bupati. Meski Dinas Provinsi Papua yang membawahi tingkat SMA sudah memberikan ijin tatap muka sejak beberapa waktu lalu.

Sementara salah satu sumber yang minta namanya jangan dikorankan menyoroti sistem perekrutan lewat jalur prestasi di SMA Negeri I Mimika tidak sesuai dengan syarat yang ditentukan.

Sumber itu mengatakan, ada siswa yang tidak prestasi juga ikut tes diakomodir dan lolos.

“Ada teman anak saya, dia tidak pernah rangking tapi diakomodir dan lulus tes. Sementara anak saya waktu mau ikut jalur prestasi oleh kepala sekolahnya mengatakan, mudah-mudahan bisa lulus, karena ini sudah terakhir kasih masuk berkas,” ungkap sumber itu.

Terkait ini, ia berharap pihak SMA Negeri 1 tidak hanya formalitas menerapkan seleksi jalur prestasi. Jangan ada permainan sehingga siswa-siswi yang diterima karena faktor nepotisme.

Penulis : Echie

Editor : Anton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *